Biasanya penyakit yang menjangkiti bayi merupakan penyakit yang ringan dan penyebabnya adalah virus. Karena itu, jangan terburu-buru memberikan obat atau antibiotik bila bayi anda terserang batuk dan pilek, perlu diingat oleh setiap orang tua bahwa organ tubuh bayi belumlah matang. Oleh sebab itu, bila penyakitnya tidak berbahaya, tidak perlu diberi obat apalagi antibiotik, karena antibiotik tidak dapat membunuh virus.
Langkah awal yang perlu dilakukan oleh orang tua adalah :
1. Mencari penyebab batuk dan pilek si kecil. Biasanya pemicunya adalah asap atau debu. Walau hanya sedikit saja tetapi tetap bisa menyebabkan batuk pada bayi. Karena itu hindari si kecil dari asap rokok dan debu.
2. Cek kondisi Air Conditioner(AC) atau penyejuk ruangan di dalam rumah anda, kapan terakhir anda membersihkannya karena bisa juga merupakan biang keladi batuk dan pilek pada bayi. Ruangan yang dipasang penyejuk udara biasanya tertutup sehingga sangat memungkinkan virus yang ada didalamnya tidak bisa dienyahkan. Walau pun sekarang banyak AC yang katanya dapat menfiltrasi kuman, tidak dijamin kuman yang menempel di pegangan pintu atau tepi tempat tidur bisa terhapus. Kalau seseorang di dalam ruangan itu sakit, ia akan dengan mudah menulari orang lain yang masuk ke ruangan tersebut. Sebaiknya ruangan yang berAC harus juga mengalami pergantian udara dengan cara setiap hari jendela dan pintu ruangan itu harus dibuka lebar-lebar sebagai jalan pergantian udara dan tidak lupa membersihkan semua perabot di kamar itu secara teratur.
Penanganan Awal
Bagaimana dengan penanganan bila si kecil batuk dan pilek?
1. Bila batuk pada bayi anda adalah batuk berdahak, maka berilah bayi anda minum air putih lebih banyak dari biasanya. Tujuannya agar dahak menjadi encer.
2. Suara grok-grok yang biasanya terdengar saat bayi tidur tak perlu dikhawatirkan. Suara tersebut muncul karena ada lendir yang terkumpul di jalan napas bagian atasnya. Selama bayi dapat tidur nyenyak, asupan makan dan minumnya tak terganggu, serta tumbuh baik berarti ia hanya terjangkit penyakit ringan. Dahak pada manusia sebenarnya selain dikeluarkan lewat mulut, dapat juga dikeluarkan secara alamiah oleh saluran napas. Contohnya, karena bayi belum memiliki kemampuan untuk meludah, dahak yang sudah keluar di rongga belakang mulut (farings) akan tertelan dengan sendirinya masuk ke dalam saluran cerna.
3. Balsam dapat pula digunakan untuk membantu melegakan pernafasan pada bayi, hanya saja pilihlah balsam yang memang di indikasikan untuk bayi. Cobalah dengan mengoleskan sedikit balsam ke dada si kecil, bila tidak ada reaksi seperti merah-merah pada bagian yang dioleskan maka pemakaian dapat dilanjutkan.
Gejala yang perlu diwaspadai
Perlu diperhatikan oleh setiap orang tua bila bayi anda mengalami batuk dan pilek yaitu perhatikan apakah batuk dan pileknya berlangsung selama 3 sampai 10 hari tanpa penyebab yang jelas tentu sebaiknya harus segera dikonsultasikan atau diperiksakan ke dokter. Apalagi bila akibat dari batuk dan pilek tersebut, si kecil menjadi rewel, tidak bisa tidur, tidak bisa makan atau minum, napas cepat, sering muntah.
Beri si Kecil asupan gizi yang baik untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya sehingga terhindar dari berbagai penyakit.
Sumber : Natural Times 7TH Edition 2010 by PT. Radiant Sentral Nutrindo
Kamis, 23 September 2010
Langganan:
Postingan (Atom)